Citra Satelit WORLDVIEW-2 diluncurkan tanggal 8 oktober 2009, dengan pencitraan panchromatic pada resolusi 46-52 Cm dan pencitraan multispectral pada resolusi 1.84- dan 2.08-meter

Saturday, February 8, 2014

Layanan Peta Online BNPB Bagian Kedua



Layanan Peta Online yang sudah ada dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan Url http://geoservice.bnpb.go.id:8399/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:
4.    Peta_Kerentanan_Bencana (http://geoservice.bnpb.go.id:8399/arcgis/rest/services/Peta_Kerentanan_Bencana) dengan layer sebagai berikut :
·         Abrasi,
·         Angin Puting Beliung,
·         Banjir,
·         Epidemi dan Wabah Penyakit,
·         Gempabumi,
·         Gunungapi,
·         Kebakaran Hutan dan Lahan,
·         Kebakaran Permukiman dan Gedung,
·         Kegagalan Teknologi,
·         Kekeringan,
·         Konflik Sosial,
·         Longsor, dan
·         Tsunami.

Saturday, February 1, 2014

Layanan Peta Online BNPB Bagian Pertama


Layanan Peta Online yang sudah ada dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan Url http://geoservice.bnpb.go.id:8399/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

Saturday, August 10, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Pekerjaan Umum (4)

Servis: RTRP Jawa, Bali, dan Kalimantan

Layanan Peta Online yang sudah ada dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan Url http://sigi.pu.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

10. sigi_rtrp_jawa_bali (http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services/sigi_rtrp_jawa_bali/MapServer), Layers: Pusat Administrasi (0), Ibukota Negara (1), Ibukota Provinsi (2), Ibukota Kabupaten (3), Kota Lain (4), RTR Pulau Jawa Bali (5), Struktur (6), Bandar Udara (7), Bendungan (8), Pelabuhan (9), Pusat Kegiatan Nasional (10), Pusat Kegiatan Wilayah (11), Stasiun Bumi (12), Jaringan Jalan Lintas Pulau Jawa (13), Jaringan Jalan Lintas Pulau Bali (14), Jaringan Jalan Lintas Pulau Madura (15), Jaringan Jalan Bebas Hambatan (16), Jaringan Jalan Arteri Primer (17), Jaringan Jalan Kolektor Primer (18), Jaringan Jalan Pengumpan (19), Jaringan Jalur Kereta Api (20), Jaringan Penyeberangan (21), Jaringan Pipa Minyak dan Gas Bumi (22), Jaringan Terestrial Antar Kota (23), Jaringan Transmisi Tenaga Listrik (24), Alur Laut Kepulauan Indonesia (25), Batas Landas Kontinen (26), Batas Laut Teritorial (27), Kawasan Perkotaan (28), Pola Ruang (29), Sektor Unggulan Industri (30), Sektor Unggulan Pariwisata (31), Sektor Unggulan Perikanan (32), Sektor Unggulan Perkebunan (33), Kawasan Andalan Laut (34), Kawasan Andalan Darat (35), Kawasan Hutan Lindung (36), Kawasan Hutan Konservasi (37), Kawasan Peruntukan Pertanian (38), Kawasan Peruntukan Pertambangan Mineral dan atau Batubara (39), Kawasan Peruntukan Pertambangan Minyak dan atau Gas Bumi (40), Batas Administrasi (41), Garis Pantai (42), Batas Kecamatan (43), Batas Kabupaten (44), dan Batas Provinsi (45).

Saturday, August 3, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Pekerjaan Umum (3)



Servis: Mebidangro, Jalan, dan Peresmian

Layanan Peta Online yang sudah ada dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan Url http://sigi.pu.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

7.    sigi_mebidangro (http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services/sigi_mebidangro/MapServer), Layers: Pusat Administrasi (0), Ibukota Negara (1), Ibukota Provinsi (2), Ibukota Kabupaten (3), Kota Lain (4), RTRKSN MEBIDANGRO (5), Struktur (6), Bandar Udara (7), Depo Bahan Bakar Minyak Darat (8), Gardu Induk (9), Instalasi Pengelolaan Air Limbah (10), Instalasi Pengolahan Air Minum (11), Kawasan Peruntukan Pertahanan dan Keamanan Negara (12), Pelabuhan (13), Pembangkit Tenaga Listrik (14), Stasiun Kereta Api (15), Sentral Telepon Otomat (16), Tempat Pemrosesan Akhir (17), Terminal (18), Waduk (19), Jaringan Jalan Bebas Hambatan (20), Jaringan Jalan Arteri Primer (21), Jaringan Jalan Arteri Sekunder (22), Jaringan Jalan Kolektor Primer (23), Jaringan Jalur Kereta Api (24), Jaringan Pipa Gas Bumi (25), Saluran Ultra Tegangan Tinggi (26), Alur Pelayaran Nasional (27), Kawasan Perkotaan Inti (28), Kawasan Perkotaan Sekitar (29), Pola Ruang (30), Kawasan Budidaya Zona B1 (31), Kawasan Budidaya Zona B2 (32), Kawasan Budidaya Zona B3 (33), Kawasan Budidaya Zona B4 (34), Kawasan Budidaya Zona B5 (35), Kawasan Budidaya Zona B6 (36), Kawasan Lindung Zona L1 (37), Kawasan Lindung Zona L2 (38), Kawasan Lindung Zona L3-L6 (39), Kawasan Lindung Zona L3 (40), Zona B4 dari Hutan Lindung pada Zona L1 (41), Zona B7 dari Hutan Lindung pada Zona L1 (42), Zona B4 dari Hutan Produksi Tetap pada Zona B7 (43), Zona B4 dari Hutan Produksi Terbatas pada Zona B7 (44), Zona L1 dari Zona B4 (45), Zona L1 dari Hutan Produksi Tetap pada Zona B7 (46), Zona L1 dari Hutan Produksi Konversi pada Zone B7 (47), Batas Administrasi (48), Garis Pantai (49), Batas Kecamatan (50), Batas Kabupaten (51), dan Batas Provinsi (52).

Saturday, July 27, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Pekerjaan Umum (2)

Servis: Jabodetabekpunjur dan Mamminasata

Layanan Peta Online yang sudah ada dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan Url http://sigi.pu.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

5.    sigi_jabodetabekpunjur (http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services/sigi_jabodetabekpunjur/MapServer), Layers: Pusat Administrasi (0), Ibukota Negara (1), Ibukota Provinsi (2), Ibukota Kabupaten (3), Kota Lain (4), RTRKSN JABODETABEKPUNJUR (5), Struktur (6), Bandar Udara (7), Pusat Kegiatan Nasional (8), Waduk (9), Rencana Waduk (10), Jaringan Jalan Tol (11), Rencana Jaringan Jalan Tol (12), Jaringan Jalan Arteri (13), Rencana Jaringan Jalan Arteri (14), Jaringan Jalur Bus Prioritas (15), Jaringan Jalan Kolektor (16), Jaringan Jalan Lain (17), Jaringan Jalan Kereta Api (18), Rencana Jaringan Jalan Kereta Api (19), Rencana Jalur Angkutan Masal (20), Kanal (21), Rencana Kanal (22), Stasiun Kereta Api (23), Pola Ruang (24), Kawasan Perumahan Hunian Padat Zona B1 (25), Kawasan Perumahan Hunian Rendah Pedesaan Zona B2 (26), Kawasan Perumahan Hunian Rendah Terbangun Zona B3 (27), Kawasan Perumahan Hunian Rendah B4 (28), Kawasan Pertanian Lahan Basah Zona B5 (29), Kawasan Perumahan Hunian Rendah Zona B6 (30), Kawasan Perumahan Hunian Rendah Zona B7 (31), Kawasan Hutan Lindung (32), Kawasan Hutan Suaka Alam (33), Kawasan Hutan Produksi Zona B4 (34), Kawasan Hutan Produksi Terbatas Zona B7 (35), Batas Administrasi (36), Garis Pantai (37), Batas Kecamatan (38), Batas Kabupaten (39), dan Batas Provinsi (40).

Saturday, July 20, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Pekerjaan Umum (1)



Servis: Citra Landsat, Batas Administrasi, Bidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya

Layanan Peta Online yang sudah ada dari Kementerian Pekerjaan Umum dengan Url http://sigi.pu.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis layer yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

1.    LANDSAT (http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services/LANDSAT/MapServer), Layers: 1.tif (0), 2.tif (1), 3.tif (2), 4.tif (3), 5.tif (4), 6.tif (5), 7.tif (6), 8.tif (7), 9.tif (8), 10.tif (9), 11.tif (10), 12.tif (11), 13.tif (12), 14.tif (13), 15.tif (14), 17.tif (15), 18.tif (16), 19.tif (17), 20.tif (18), 21.tif (19), 22.tif (20), 24.tif (21), Jawa1.tif (22), Kalimantan.tif (23), Sulawesi1.tif (24), Sumatera.tif (25), Maluku.tif (26), papua11.tif (27), papua21.tif (28), Papua3.tif (29), Ocean_Basemap (30), dan Ocean_Basemap (31).
2. sigi_administrasi (http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services/sigi_administrasi/MapServer), Layers: Pusat Administrasi (0), Ibukota Negara (1), Ibukota Provinsi (2), Ibukota Kabupaten (3), Kota Lain (4), Batas Administrasi (5), Batas Provinsi (6), Batas Kabupaten (7), Batas Kecamatan (8), Garis Pantai (9).

Saturday, June 15, 2013

BUKU-BUKU PENUNJANG MATERI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)


Sebagai orang yang berkecimpung di bidang pemetaan dan SIG baik langsung maupun tidak langsung, memerlukan informasi dan teori yang berhubungan dengan materi tersebut, beberapa buku mengenai sistem informasi geografis (SIG) yang telah diterbitkan dan beredar diantaranya adalah : 

KATEGORI ARCGIS
Penulis : NUR AWALUDIN
Buku ini mengupas tentang pengetahuan praktis tentang pemetaan digital dengan menggunakan ArcGIS desktop. Buku ini lebih diperuntukkan bagi orang-orang yang berkecimpung dengan dunia GIS (Geographical Information Systems), balk .... 

Layanan Peta Online Kementerian Perhubungan 6

Layanan Peta Online yang sudah ada dari Kementerian Perhubungan dengan Url http://gis.dephub.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Servis yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

Services:
1.    AllPrasarana (http://gis.dephub.go.id/ArcGIS/rest/services/AllPrasarana/MapServer), Dengan layer sebagai berikut :
Bandara (0) : Bandara HUB (1), Bandara Spoke (2), dan Bandara Lainnya (3)
Pelabuhan (4) : Pelabuhan umum diusahakan (5), Pelabuhan umum tidak diusahakan (6), Pelabuhan khusus (7), Dermaga khusus (8), dan Pelabuhan Lainnya (9)
Pelabuhan Penyeberangan (10)
UPPKB (11)
Terminal (12) : Terminal Tipe A (13), Terminal Tipe B (14) , dan Terminal Tipe C (15)
Stasiun (16)
Rel KA (17) : Rel KA Beroperasi (18) , dan Rel KA Tidak Beroperasi (19)

Saturday, June 8, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Perhubungan 5



Layanan Peta Online selanjutnya yang sudah ada dari Kementerian Perhubungan dengan Url http://gis.dephub.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Folder yang akan ditampilkan diantaranya adalah:

Saturday, June 1, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Perhubungan 4


Layanan Peta Online selanjutnya yang sudah ada dari Kementerian Perhubungan dengan Url http://gis.dephub.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Folder yang akan ditampilkan diantaranya adalah:


Saturday, May 25, 2013

Layanan Peta Online Kementerian Perhubungan 3


Layanan Peta Online selanjutnya yang sudah ada dari Kementerian Perhubungan dengan Url http://gis.dephub.go.id/arcgis/rest/services, terdiri dari beberapa Folder yang akan ditampilkan diantaranya adalah:


Saturday, May 18, 2013

Hitung Luas Bidang Tanah Dengan Kalkulator fx-3800P

Proses menghitung luas bidang tanah dapat dilakukan juga dengan menggunakan kalkulator lainnya seperti kalkulator type fx-3800P, namun caranya berbeda dengan menggunakan kalkulator fx-4500P yang sudah di posting sebelumnya.

Proses memasukan formulasi akan dijelaskan seperti uraian dibawah ini:
1.    Delete Program
AC MODE EXP SHIFT MODE PROG I
2.    Mencari Diagonal
Posisi DEG (MODE 4)
MODE EXP I SHIFT PCL (warna merah)
ENT 18 KIN 1 X2 + ENT 21 KIN 2X2 – ENT 12 X2 = ./.[(…KOUT 1 x KOUT 2 x 2 …)] = SHIFT COS SHIFT .’” (derajat, menit dan detik)
SHIFT ENT SHIFT 9 MODE . (TITIK)
3.    Mencari Luas Segitiga (Rumus S)
MODE EXP PROG II ENT 18 KIN 1 + ENT 22 KIN 2 + ENT 31 KIN 3 = ./. (BAGI) = KIN 4 x [(…KOUT 4 – KOUT 1 …)] x [(…KOUT 4 – KOUT 2 …)] x [(…KOUT 4 – KOUT 3 …)] = SHIFT √ MODE . (TITIK)
4.    Cara Menggunakannya
Di PROG I
Cari sudut : 5 RUN 4 RUN 6.4 RUN = 89.94 Kemudian tekan SHIFT MR
Di PROG II
Cari diagonal : 21 RUN 14.5 RUN MR RUN = 25.5
Di PROG III
Cari luas : 21 RUN 14.5 RUN 25.5 RUN = 152.25

Saturday, May 11, 2013

Hitung Luas Bidang Tanah Dengan Kalkulator fx-4500P


Untuk menghitung luas sebidang tanah yang sudah ada bangunannya diperlukan cara pengukuran dan perhitungan sebagai berikut:
Untuk menghitung luas segiempat yang beraturan tinggal panjang dikalikan lebarnya, namun demikian bentuk tanah tidak selamanya beraturan, dari gambar diatas dilakukan pengukuaran panjang (P dan F) dan lebar bidang tanah/bangunan (E dan L).
1.    Untuk menghitung luas tanah/lapang tanpa bangunan, tinggal dilakukan pengukuran panjang (P dan F), lebar bidang tanah (E dan L) dan diagonal (D). masukan formulasi dibawah ini kedalam kalkulator fx-4500P:
Fn. Luas Bidang Tanpa Bangunan
L1. Deg : PLEFD : S=(P+L+D)/2 : X=(Sx(S-P)x(S-L)x(S-D)) : Y”LUAS1”=√X
L2. G=(E+F+D)/2 : H=(Gx(G-E)x(G-F)x(G-D)) : I”LUAS2”= √H J”LUAS TOTAL”=Y+I ∆.
Penulisan formula dalam kalkulator ini tidak menggunakan spasi.
2.   Untuk menghitung luas tanah yang sudah ada bangunannya, menarik garis diagonal (D) sulit dilakukan, dengan demikian diagonal akan dihitung diperoleh dari sudut (T). Sudut (T) diperoleh dari pengukuran panjang (A), panjang (B), dan panjang (C). masukan formulasi dibawah ini kedalam kalkulator fx-4500P:
Fn. Luas Bidang Dengan Bangunan
     L1. Deg : ABCPLEF : T=Cos-1((A2+B2-C2)/(2ab)) : D=√(P2+L2-2PLCosT) : S=(P+L+D)/2 :          X=(Sx(S-P)x(S-L)x(S-D)) : Y”Luas1”=√X. 
     L2. G=(E+F+D)/2 H=(Gx(G-E)x(G-F)x(G-D)) : I”Luas2”=√H J”Luas Total”=Y+I ∆. 
     Penulisan formula dalam kalkulator ini tidak menggunakan spasi.

Saturday, May 4, 2013

Hitung Topografi Cara Tachymetri Dengan Kalkulator fx-4500P



Penggunaan kalkulator untuk perhitungan hasil pengukuran sangat diperlukan, apalagi untuk keperluan praktis dibawa ke lapangan. Kondisi saat ini beberapa alat ukur survei sudah ada yang langsung mengolah data, menghitung dan menampilkan, namun untuk beberapa alat lainnya proses perhitungan masih terpisah, artinya sebagai alat untuk membantu perhitungan masih diperlukan. Dalam postingan ini penulis akan memaparkan bagaimana cara perhitungan data pengukuran topografi dengan cara tachymetri menggunakan kalkulator fx-4500P.


Dalam program tersebut terdapat simbol-simbol yang harus kita masukkan. Cara mengeluarkannya adalah : 
·         Deg : tekan tombol MODE kemudian 4
·         Titik dua (:) : tekan tombol 2ndf kemudian CALC
·         Pol ( : tekan tombol SHIFT kemudian tekan +
·         Segitiga full biru (∆) : tekan tombol 2ndf kemudian panah ke atas
·         Lbl : tekan tombol 2ndf kemudian panah ke kanan
·         Rec( : tekan tombol SHIFT kemudian tekan –
·         Tanda kurung { : tekan tombol 2ndf kemudian ln
·         Tanda kurung } : tekan tombol 2ndf kemudian xy
·         Goto : tekan tombol 2ndf kemudian panah ke kiri

Langkah pertama yang harus kita lakukan untuk memasukkan program-program tersebut dalam kalkulator adalah pertama, tekan tombol AC, kemudian MODE dan EXP. Setelah menekan tombol tersebut pada layar kalkulator muncul tulisan (Filename ?) disini kita diperintahkan untuk mengisi nama program. Untuk memudahkan dalam menulis nama program tekanlah tombol Shift kemudian Alpha, nah sekarang kita bisa mengisi nama sesuai dengan nama program. Selanjutnya ikuti langkah-langkah dibawah ini:

Saturday, April 27, 2013

Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata

Kepulauan Karimata terdiri dari beberapa pulau kecil yang terletak di pesisir barat Kalimantan, Indonesia. Pulau yang paling besar adalah Pulau Karimata.

Karimata mempunyai ekosistem yang menakjubkan seperti mangrove dan hutan tropis. Populasi burung walet yang cukup banyak menjadikan kepulauan ini salah satu sumber pencarian sarang burung walet. Namun populasi burung itu telah berkurang drastis karena penangkapan berlebihan oleh orang-orang di luar Kepulauan Karimata.

Beberapa desa kecil berada di pesisir, terutama yang paling besar adalah Padang, di ujung timur pulau. Penduduk di pesisir barat Kalimantan yakin bahwa Karimata mempunyai masalah malaria yang serius.

Karimata ditetapkan sebagai kawasan lindungan oleh pemerintah Indonesia. Ada rumor bahwa kawasan wisata akan dibangun di pulau ini.

Pulau-pulau di Kepulauan Karimata: Pulau Karimata, Pulau Serutu, Pulau Bulu, Pulau Surunggading, Pulau Pelapis, Pulau Buwan, dan Pulau Besi.

Peta area kawasan Cagar Alam Laut Kepulauan Karimata

KAWASAN : Kepulauan Karimata
PROVINSI : Kalimantan Barat
KABUPATEN/KOTA : Kayong Utara
SK PENETAPAN : 381/Kpts-II/85
TGl/BLN/THN : 27-12-1985
LUAS (Ha) : 77.000,00
KATEGORI : Cagar Alam Laut

Saturday, April 20, 2013

Cagar Alam Laut Riung

Cagar Alam Laut Riung terletak di bagian utara Pulau Flores, dan secara administratif berada di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada. Kawasan yang berbatasan langsung dengan bagian barat Taman Wisata Alam Tujuh Belas Pulau tersebut berjarak sekitar 80 km dari Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada. Kawasan Cagar Alam Riung merupakan salah satu Kawasan Suaka Alam yang ditunjuk dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No: 589/Kpts-II/1996 tanggal 16 September 1996 dengan luas 2000 ha. SK ini merupakan SK perubahan fungsi setelah dilakukan pemisahan antara Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung dengan Cagar Alam Laut Riung. Kawasan Cagar Alam Riung merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan kering dengan vegetasi campuran dan hutan mangrove.
Peta area kawasan Cagar Alam Laut Riung



KAWASAN : Riung
PROVINSI : Nusa Tenggara Timur
KABUPATEN/KOTA : Ngada
SK PENETAPAN : 589/Kpts-II/96
TGl/BLN/THN : 16-09-1996
LUAS (Ha) : 2.000,00
KATEGORI : Cagar Alam Laut